
Mengapa Allah mesti harus datang kedunia untuk menebus manusia bukannya Dia mahakuasa tinggal mengampuni saja bisa dilakukan
Pertanyaan ini sangat mendalam dan penting dalam studi Alkitab. Mari kita lihat jawabannya berdasarkan Alkitab.
- Keadilan dan Kasih Allah:
Allah adalah Tuhan yang adil dan penuh kasih. Dalam Alkitab, kita melihat bahwa keadilan Allah menuntut hukuman atas dosa. Dalam Roma 6:23, dikatakan, “Karena upah dosa adalah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus Tuhan kita.” Dosa manusia memerlukan pembayaran yang sesuai, yaitu kematian. - Kebutuhan akan Penebusan:
Penebusan melalui kematian Yesus adalah cara Allah memenuhi keadilan-Nya sambil menunjukkan kasih-Nya. Dalam Ibrani 9:22, dikatakan, “Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.” Ini menunjukkan bahwa penumpahan darah adalah bagian penting dari proses penebusan dalam pandangan Allah. - Sifat Allah sebagai Penebus dan Pengampun:
Allah bisa mengampuni, tetapi penebusan dan pengampunan dilakukan melalui korban. Dalam Yohanes 3:16, tertulis, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal.” Allah memilih untuk datang ke dunia dan menebus manusia dengan cara ini untuk menunjukkan kasih-Nya secara mendalam dan memberikan teladan bagi umat manusia. - Pemenuhan Janji:
Kedatangan Yesus ke dunia juga merupakan pemenuhan janji Allah dalam Perjanjian Lama tentang seorang Penebus. Dalam Yesaya 53:5, kita membaca, “Tetapi dia tertikam karena pemberontakan kita, dia diremukkan karena kesalahan kita; hukuman yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Ini menunjukkan bahwa pengorbanan Yesus adalah bagian dari rencana Allah yang lebih besar.
Dengan kata lain, Allah memilih untuk datang ke dunia dan menebus manusia melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus untuk memenuhi keadilan-Nya sambil menampilkan kasih-Nya yang tidak terbatas, serta untuk memenuhi janji-Nya kepada umat manusia. –[adbw]
